Waspadai Penyakit Jantung di Usia Muda

Waspadai Penyakit Jantung di Usia Muda – Usia muda bukan berarti lepas dari berbagai penyakit berbahaya. Penyakit jatung misalnya. Penyakit ini mulai menghantui kaum muda usia. “Padahal penyakit jantung biasa mengakrabi orang-orang yang berusia 40 tahun ke atas”, tutur dr. Prasna Pramita, spesialis jantung dari Brawijaya Women 7 Children Hospital Jakarta.

Sejumlah kasus mulai banya terlihat. “Misalnya kasus Fabrice Muamba. Pemain sepak bola asal Inggris yang selalu terlihat sehat dan melakukan olahgara secara teratur. Suatu saat ia terjatuh tiba-tiba di lapangan hijau. Ternyata ada yang tidak beres dengan jantungnya”, lanjut dokter Prasna Pramita. Tak hanya Fabrice, Susi (21 tahun) yang bekerja sebagai sekretaris di sebuah penerbitan swasta, tiba-tiba merasa lemas saat bekerja. Ketika dibawa ke IGD dan dilakukan serangkaian pemeriksaan, ternyata jantungnya membesar.

 

ADANYA PENYUMBATAN

“Sebenarnya  penyebab utama penyakit jantung karena adanya penyumbatan pembuluh darah atau atheroschlerosis di dalam jantung. Penyumbatan ini sudah mulai terjadi pada seseorang yang berusia 20 tahun. Sumbatan itu sebenarnya bisa diatasi sedini mungkin agar tidak menjadi sumbatan total dan berakibat fatal pada seseorang”, terang dr. Prasna.

Kecuali hal diatas, ada penyebab lain yang juga memungkinkan penyakit tersebut muncul yaitu terjadinya kardiomiopati yakni kelainan fungsi pada otot jantung. Penyebab kardiomiopati ini berasal dari berbagai penyakit, misalnya karena virus, tekanan darah tinggi dan tingginya kolesterol.

Pada kasus kardiomiopati, jantung akan membesar dan pada kebanyakan kasus, penderita akan jatuh. Jika tidak segera ditangani, penderita akan meninggal dunia. ” Kebanyakan kasus ini terjadi pada orang-orang muda usia”, tutur pungkasnya.

Untuk kasus penyakit jantung, gejala yang paling spesifik adalah nyeri pada dada sebelah kiri. Kemudian nyeri tersebut merambat sampai ke bagian belakang tubuh. Selain itu, ada gejala lain yaitu degub irama jantung yang tidak normal, terlalu cepat atau terlalu lambat. ” Jika mengalami gejala seperti diatas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar segera ditindaklanjuti”, lanjut dr. Prasna.

 

PENGOBATAN MAHAL

Kemajuan tehnologi kedokteran dalam pengobatan jantung semakin hari semakin maju. Mulai dari biopsi, pemasangan ring, pemasangan alat pacu jantung, penggantian katup jantung sampai dengan operasi jantung. Pengobatannya pun bervariasi. “Jika penderita mengidap faktor resiko maka pengobatan dimulai dari mengobati faktor resiko terlebih dahulu. Misalnya penderita jantung memiliki kolesterol tinggi maka kolesterol tingginya harus dinormalkan terlebih dahulu. Setelah itu pemberian obat secara berkesinambungan perlu dilakukan”, jelas dr. Prasna.

Pengobatan untuk penyakit jantung memang cukup mahal biayanya. Jika seseorang sudah terdeteksi terkena penyakit jantung maka ia harus mengkonsumsi obat dengan resep dokter secara berkesinambungan. “Jadi untuk menghindari penyakit jantung, ubah gaya hidup menjadi gaya hidup sehat”, pesan dr. Prasna.

GAYA HIDUP SEHAT

Penyumbatan pembuluh darah pada jantung dapat dicegah agar tidak menghadapi sumbatan total. Caranya adalah melakukan perubahan gaya hidup :

Makan Teratur

Makan teratur dan memilih makanan yang sehat, menghindari makanan yang berminyak dan berlemak. Hal ini untuk menjaga kestabilan berat badan karena berat badan berlebih dapat mempercepat penyumbatan pembuluh darah dalam jantung.

Istirahat yang Cukup

Waktu standar manusia untuk tidur adalah 8 jam sehari. Dengan tidur yang cukup, jantung dikondisikan untuk beristirahat. Jika dipaksa bekerja terus menerus, jantung akan lelah dan terganggu fungsinya.

Olahraga Teratur

Dengan olahraga teratur, secara tidak langsung sudah menyehatkan jantung. Minimal lakukan olahraga seminggu dua kali untuk menjaga kesehatan jantung.

Hindari Rokok

Merokok merupakan salah satu faktor penyebab penyakit jantung. Dengan merokok berarti kita mendatangkan berbagai penyakit untuk menghinggapi tubuh kita. Seperti jantung, paru-paru dan kanker

 

Sumber : Majalah Kartika

Edisi 105

 

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!