Sebaiknya Tidak Melakukan 7 Hal Ini Sebelum Tidur

Sebaiknya Tidak Melakukan 7 Hal Ini Sebelum Tidur – Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, sejumlah besar orang di Amerika Serikat tidak tidur nyenyak; sedikitnya sepertiga dari mereka. Hal ini akan bermuara pada hal-hal buruk bagi semua orang. “Tidur sangat penting untuk memfungsikan otak,” jelas Catherine Jackson, seorang psikolig klinis berlisensi dan ahli saraf. Tambahnya, “Ketika kita tidak mendapatkan kualitas tidur yang cukup, kita menjadi lebih rentan terhadap stres. Sistem kekebalan tubuh terganggu dan resiko terhadap peradangan juga meningkat. Kurang tidur berdampak juga pada kemampuan fokus dan berkonsentrasi”.

Buruknya lagi, secara tidak sadar kita mungkin saja melakukan hal-hal yang menyebabkan kurang tidur tersebut. Mulai berselancar di Instagram saat berada dibawah selimut hingga makan makanan pedas sesaat sebelum tidur.

Jadi untuk bisa kita tidur nyenyak malam ini,  patikan bahwa kita tidak melakukan salah satu atau beberapa dari hal yang disebutkan dibawah ini sebelum tidur.

MENGKONSUMSI MINUMAN BERKAFEIN

Kita tahu sebaiknya tidak minum kopi berlebihan sebelum tidur.  Tetapi secara mengejutkan ternyata beberapa makanan malahan mengandung kafein, bahkan cukup banyak. Dan ini akan mengganggu tidur kita. Contohnya cokelat, es krim moka, soda non-colapun mengandung kafein. ” Mengkonsumsi kafein di malam hari dapat mengganddu kemampuan kita untuk tertidur, durasi tidur dan kualitas tidur”, kata Jackson. Hindari mengkonsumsi kafein setidaknya 6 (enam) jam sebelum tidur supaya dapat tidur nyenyak, demikian rekomendasi beliau.

MENGKONSUMSI MAKANAN PEDAS

Makanan pedas itu panas dan dapat membuat suhu tubuh meningkat. Suhu tubuh yang naik dapat mengganggu siklus tidur kita, kata Jackson. Lebih lagi, makanan pedas dapat membuat kita melek. ” Anda tidak harus menghindari makanan pedas sama sekali. Tetapi saat Anda menikmatinya, pertimbangkan untuk memakannya saat makan siang dibandingkan saat makan malam,” nasihat Jackson.

BERHUBUNGAN DENGAN LAYAR DENGAN SERIUS

Kita tahu bahwa tidak baik menggunakan telepon genggam sesaat sebelum tidur. ” Tetapi perlu dicatat bahwa efek layar ini tidak hanya berlaku untuk telepon gengga”, kata Jackson yang merekomendasikan agar kita menghentikan penggunaan komputer, permainan video, tablet, telepon genggam bahkan televisi dua jam sebelum jam tidur. Mengapa? Karena warna biru cahaya yang dikeluarkan perangkat-perangkat ini dapat menyabotase tidur kita dengan membuang ritme sirkadan kita dan memberitahu otak kita untuk tetap terjaga. Jauhkan perangkat elektronik ini dari meja kita, bahkan jika bisa, jauhkan dari kamar tidur sepenuhnya.

MAKAN

Menurut Jackson, makan sebelum tidur dapat membuat tubuh merespon dengan tidak nyaman. Misalnya perut terasa panas atau mulas dan mengalami susah buang air besar yang mungkin saja membuat kita terjaga semalaman sampai masalah ini selesai. Jackson merekomendasikan untuk makan setidaknya 2 (dua) jam sebelum tidur untuk menghindari insomnia.

MELANJUTKAN PEKERJAAN

Saat memulai sebuah proyek pekerjaan, memalas surel yang masuk hingga tengah malam dan mencari ide sebelum pergi tidur tidak akan membantu kita untuk dapat segera tertidur. ” Saat kita berkegiatan, aktivitas ini akan membuat otak kita dan kadang daya kreatif kita hidup”, ungkap Jackson. “Sekalinya muncul, pemikiran-pemikiran ini sering kali susah dihentikan dan dampaknya hal ini akan mengganggu kemampuan kita untuk jatuh tertidur. Jika memungkinkan, taatilah jadwal kerja dengan tepat sehingga berakhir sebelum waktu tidur kita.

BEROLAHRAGA

Saat kita tidak bisa berolahraga di pagi hari, sering kali kita mencari waktu untuk berolahraga di malam hari. Tetapi kegiatan membakar lemak sebelum tidur ini dapat memberikan efek pada siklus tidur kita Kata Jackson, ” Saat berolahraga, tubuh kita melepas zat-zat kimia dalam otak yang membuat kita tetap awas. Jika kita harus berolahraga di malam hari, cobalah untuk melakukannya paling tidak 3 (tiga) jam sebelum tidur”.

BERSITEGANG DENGAN PASANGAN

Tidak satupun dari kita yang ingin pergi tidur dalam keadaan marah. Hal ini penting, lebih dari soal hubungan kita.  Jadi pastikan untuk menyesaikan masalah yang ada sebelum pergi tidur. “Saat kita tidur, otak kita menyimpan memori dan mengatur kembali semua informasi,” jelas Jackson. Memberikan informasi negatif seperi cek-cok atau perselisihan dengn pasangan kita, akan membuat segalanya menjadi lebih sulit untu dilupakan. Tambahnya, otak kita masih memikirkan hal ini dan memproses informasi ini sebagai kemarahan saat Anda tidur nanti. Dan tentunya kita akan bangun dalam keadaan masih marah. Ini sangat tidak baik untuk tidur malam ataupun tidur yang berkualitas.

Sumber : www.marthastewart.com

Penulis : Jillian Kramer

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!