Mengajarkan Toilet Training

Mengajarkan Toilet Training – Menginjak usia 2 tahun, si kecil sudah mulai bisa diajarkan menggunakan toilet dan dilatih untuk tidak lagi mengompol. Yuk, pelajari trik-triknya.

Menginjak akhir usia batita, sudah waktunya bagi orang tua untuk mulai mengajarkan si kecil menggunakan WC atau yang biasa diistilahkan dengan toilet training. Mengajarkan toilet training menurut banyak pakar memerlukan beberapa tahapan. Berikut ini tahapan-tahapan yang harus dilakukan:

BIASAKAN MENGGUNAKANNYA

Untuk membiasakan si kecil menggunakan toilet untuk buang air, mulailah dengan membiasakannya masuk ke dalam WC. Latih ia untuk duduk di toilet meskipun dengan pakaian lengkap. Sementara si kecil membiasakan diri duduk di toilet, jelaskan padanya kegunaan toilet tersebut. Agar si kecil tidak takut duduk di toilet, temani ia sambil membacakan buku atau menyanyikan lagu.

LAKUKAN SECARA RUTIN

Sekali si kecil terbiasa dengan toiletnya, ajaklah ia untuk menggunakannya setiap kali ia terlihat ingin buang air. Biarkan ia duduk di toilet pada waktu-waktu tertentu setiap harinya terutama 20 menit setelah bangun tidur dan seusai makan. Bila pada waktu-waktu itu si kecil sudah duduk di toilet namun tidak ingin buang air, ajak ia keluar dari toilet. Bila sekali dua, ia mengalami “kecelakaan” dan mengompol, itu merupakan hal yang normal. Anda juga tidak perlu khawatir dan memaksanya bila si kecil kadang-kadang mogok dan tidak mau ke toilet.

PUJILAH BILA IA BERHASIL

Berilah pujian meskipun kemajuannya tidak secepat yang Anda inginkan. “Bagus sekali, kamu sudah bisa membuka celanamu sendiri,” atau “Mama senang kamu sudah bisa memberitahu kalau ingin buang air”, atau kalimat lain yang bisa memotivasi si kecil. Bila ia mengalami “kecelakaan” , segera bersihkan dan jangan menyalahkan.

JADILAH MODEL YANG BAIK

Agar si kecil mudah mengerti, contohkan padanya bagaimana menggunakan toilet. Kalau perlu biarkan dia melihat Anda atau ayahnya menggunakan toilet sehari-hari. Dengan demikian selain ia semakin terampil menggunakan toilet, si kecilpun akan merasa nyaman karena ia mengerti bahwa menggunakan toilet adalah kebiasaan yang juga dilakukan oleh orang lain.

JANGAN MEMAKSAKANNYA

Setelah beberapa minggu, ada kemungkinan si kecil tidak lagi antusias belajar menggunakan toilet. Bahkan ia bisa merasa frustasi. Bila itu terjadi, jangan memaksanya. Beberapa anak memang membutuhkan waktu lebih lama untuk mempersiapkan dirinya menggunakan toilet.

5 TANDA SI KECIL SIAP MELAKUKAN TOILET TRAINING:

Kebanyakan anak-anak berusia dua tahun sudah siap melakukan toilet training. Banyak pakar mengatakan bahwa kunci sukses mengajarkan hal ini kepada buah hati adalah dengan tidak memaksakan atau menekannya.

Berikut adalah beberapa tanda si kecil siap melakukan toilet training :

  1. Tidak mengompol selama beberapa jam sehari atau bila ia berhasil bangun tidur tanpa mengompol sedikitpun.
  2. Waktu buang airnya sudah bisa diprediksi
  3. Sudah bisa memberitahu bila celana atau popok sekali pakainya sudah kotor ataupun basah
  4. Tertarik dengan kebiasaan masuk ke dalam toilet seperti kebiasaan orang-orang lain dalam rumahnya
  5. Minta untuk diajarkan menggunakan toilet

Sumber : Majalah Wanita Mingguan Lisa

No.15/V, 8-14 April 2004

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!