Makanan “Sehat” Yang Ternyata Mengandung Banyak Gula

Makanan “Sehat” Yang Ternyata Mengandung Banyak Gula – Mungkin kita berpikir bahwa kita sudah makan secara sehat. Kita mungkin perlu memikirkan kembali. Gula bersembunyi dimana-mana dalam pola diet kita.

Selain sesekali menikmati kue ulang tahun atau pesta permen, mungkin sebagian besar kita berpikir bahwa kita sudah mengkonsumsi makanan sehat di hampit sepanjang waktu. Sayangnya, gula mengintai kita dari sekedar makanan yang mudah kita temui seperti permen atau kue. Kenyataannya, makanan yang kita sebut “bergizi” sebenarnya dipenuhi dengan cukup banyak gula untuk memuaskan mulut kita dengan rasa manis.

SugarScience, sebuah inisiatif baru dari Universitas California, SanFransisco, sejalan dengan daftar panjang kerjasama dengan departemen kesehatan di seluruh negara bagian di Amerika Serikat sedang bekerja untuk mengedukasi konsumen tentang gula. Informasi yang dapat kita temukan di situs mereka datang dari sekitar 8.000 tulisan penelitian dan peringatan terhadap resiko mengkonsumsi gula terlalu banyak, termasuk resiko penyakit hati, jantung danĀ  diabetes tipe 2.

Saat membicarakan gula, sedikit itu biasanya berarti banyak. WHO merekomendasikan jumlah maksimal gula yang dapat dikonsumsi oleh orang dewasa per harinya adalah 25 gram (kurang lebih 6 sendok teh). Di Amerika Serikat, rata-rata konsumsi gula per hari adala lebih dari 19 sendok teh. Karena itu, sudah seharusnya untuk mengatakan bahwa kita harus berjuang untuk sedikit mengurangi konsumsi gula. ” Batasan yang direkomendasikan tidaklah terlalu sedikit dan bukan gol yang berat untuk dipenuhi. Hal ini mempertimbangkan sebagian besar dari kita mengkonsumsi 3 (tiga) kali lebih banyak gula tambahan dari yang direkomendasikan,” ujar Julie Upton, M.S., R.D.,CSSD.

Namun, tidaklah selalu tambahan gula dalam jumlah yang besar. Berikut adalah makanan dengan gula tersembunyi yang harus dihindari di lorong-lorong tempat belanja.

YOGURT

Saat berbicara tentang gula, yogurt adala salah satu item yang paling kuat. Bahkan beberapa jenis yogurt mempunyai kandungan gula yang lebih besar dari penganan anak Twinkie dan khususnya merek dengan rendah lemak serta dengan variasi rasa mungkin saja mengandung 29 gram gula per sajinya. Ini bukan berarti bahwa kita harus menghilangkan yogurt dari daftar makanan kita. Saat berbelanja yogurt, hindari untuk membeli varian yogurt rendah lemak dan variasi rasa karena produk jenis ini cenderung memiliki kadar gula lebih banyak dibanding yogurt tawar. “Carilah merek yang menawarkan kadar gula tidak lebih dari 20 gram gula per satu kotak saji,” kata Joy Bauer M.S.,R.D., seorang pakar diet di NBC’s Today Show dan pendiri Nourish Snacks. Katanya lagi, “Bisa juga membeli yogurt tawar dan taburi dengan buah potong. Bisa juga tambahkan sesendok gula, madu atau sirup maple sehingga kita dapat mengendalikan jumlah tambahan pemanis dalam yogurt yang kita konsumsi.”

GRANOLA

Taburkan granola ke atas yogurt tawar sebenarnya akan mengembalikan gula yang awalnya sudah dihindari dengan memilih yogurt tanpa rasa. Satu setengah cup granola dapat mengandung sekitar 12 gram gula. Granola tawar dan tanpa tambahan rasa tentunya lebih baik walaupun masih saja mengandung sekitar 6 gram gula. Jika masih ingin menikmati sesuatu yang renyah, gantilah granola dengan kacang kaya protein seperti segenggam kacang almond.

MINUMAN PENYEGAR DAN JUS BUAH

Berpikirlah ulang sebelum menyegarkan diri dengan sebotol minuman penyegar setelah menjalani latihan yang melelahkan. Satu kemasan minuman mungkin saja mengandung 5 sendok makan gula, menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard. Jus jeruk bahkan lebih buruk karena mengandung kurang lebih 10 sendok teh gula, sama halnya dengan sekaleng minuman bersoda. Hilangkan semua gula dan minumlah air saat Anda berolahraga. Jika Anda masih menginginkan jus, disarankan untuk menambahkan raa seltzer untuk menurunkan gula alami hingga 50% namun tetap memberikan sedikit rasa pada minuman Anda.

SALAD

Salad saja memang baik selama penuh dengan sayuran tetapi apa yang ditaburkan diatasnya bisa jadi menambahkan asupan gula. Dan sesuatu yang kelihatannya sehat karena disebutkan sebagai rendah lemak bisa jadi merupakan pilihan yang buruk. Mengapa? Karena biasanya pemotongan lemak ini akan digantikan dengan gula. Jadi 2 sendok saji Italian dressing mengandung 2 gram gula dan Thousand Island serta Frech dressing bahkan mengandung 6 gram gula.

SAUS TOMAT

Memanglah bukan makanan sehat tetapi bukanlah hal buruk untuk menambahkan sedikit saus tomat ke makanan kita. Satu sendok makan saus tomat sebagai pelengkap makanan, mengandung sekitar 1 sendok teh gula. Ini adalah 1/6 bagian jatah konsumsi gula sehari.

Apakah ini berarti kita harus menghilangkan konsumsi gula? Jangan panik dulu! Tidak apa untuk menikmati kudapan manis dan makanan yang mengandung gula alami. ” Ini berarti kita harus membaca label makanan serta mengawasi berapa banyak tambahan gula yang kita konsumsi dalam satu hari”, ungkap Upton.

Dia juga merekomendasikan untuk menghindari makanan yang diberi perasa tambahan serta makanan yang telah diproses. Kuncinya adalah membatasi jumlah gula yang kita konsumsi serta berapa sering kita mengkonsumsinya, demikian ujar RochelleSirota,R.D.,C.D.N. dan Upton saat memberikan saran bagaimana mengenal nama-nama yang menjebak untuk gula tambahan termasuk kata-kata seperti evaporasi jus tebu dan dekstrin. Hindari makanan yang dalam label kandungannya tertera gula pada salah satu dari tiga bahan teratas, tambahnya.

 

Sumber : realsimple.com

Gambar : pixabay.com

Penulis : Abigail Wise

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!