Bagaimana Membersihkan Rumah Kita Untuk Mengurangi Alergi

Bagaimana Membersihkan Rumah Kita Untuk Mengurangi Alergi – Para penderita alergi sangat tahu dengan baik penyebab iritasi dari dalam dan dari luar ruangan yang dapat membuat mereka menderita misalnya pada awal musim panas atau semi.

Untuk melawan gejala alergi seperti mata merah, mata gatal, sakit tenggorokan ataupun hidung entah bagaimana tiba-tiba bisa terasa pengap dan berair. Mungkin mudaah dipahami, bahwa tidak jarang sumber penyebab alergi ini ada di rumah kita dan harus segera kita hilangkan. Beberapa penyebab alergi ini banyak terdapat di dalam sekitar rumah kita seperti debu, jamur, serangga (tungau dan kecoak), serbuk sari bunga dan juga bulu hewan peliharaan.

Bagaimana Membersihkan Rumah Kita Untuk Mengurangi Alergi

Jadi sebelum kita membuka semua jendela rumah kita dan mengeringkan cucian seprai di udara terbuka, lihatlah beberapa kiat dari para pakar di dunia kebersihan dan hidup bebas dari bersin.

 

BERSIHKAN DAN SEDOT DEBU SECARA TERATUR

Untuk mengurangi beberapa gejala alergi musiman atau yang terjadi sepanjang tahun, mungkin kita perlu membersihkan rumah lebih detail.

Memang benar, untuk bebas dari bersin, kita harus membersihkan rumah secara rutin. Ini penting untuk mengurangi munculnya penyebab alergi. “Kita harus secara rutin setiap minggu membersihkan bahkan menyedot debu yang menempel pada banyak perabotan selama masa jeda pembersihan”, ujar pakar kebersihan, Becky Rapinchuk dari blog Clean Mama dan juga penulis Simply Clean. Mulailah dengan membersihkan debu. Metode terbaik adalah melakukan pembersihan ini dari bagian atas ke bawah. Dengan cara ini, kita memastikan bahwa debu jatuh dari atas lemari dan langit-langit lalu dibersihkan dengan alat penghisap debu saat mereka jatuh ke lantai.

Kiat lain khususnya bagi para penderita alergi adala gunakan mikrofiber. Menurut Rapinchuk, membersihkan debu dengan bulu-bulu berbahan mikrofiber dapat menangkap partikel debu dan membuat pekerjaan lebih mudah.

Jika Anda menggunakan penyedot debu, menurut American Academy of Allergy, Asthma & Immunology, direkomendasikan untuk menggunakan penyedot debu dengan filter HEPA (High Efficiency Particulate Air) atau kantong dua lapis. Alat bantu lain yang direkomendasikan adalah alat pembersih yang kering dan tidak beraroma (merek Amerika Swiffer). Merek ini telah diserfikasi oleh Asthma and Allergy Foundation of America untuk mengurangi paparan alergi.

Jika kita tidak dapat menyingkirkan karpet, pastikan karpet di rumah kita dibersihkan secara profesional sedikitnya 1 (satu) kali setiap tahunnya.

BERANTAS TUNGAU DEBU

Tungau debu adalah serangga sangat kecil yang hidup di kulit manusia dan hewan. Ditemukan di semua tempat tidur, seprai, termasuk bantal, kasur dan selimut. Ini tidak peduli seberapa bersihnya rumah kita.

Kutu debu ini tidak menyebabkan infeksi namun mereka terkenal sebagai penyebab alergi atau asma. Agar kutu debu ini menjauh dari kita, Dr. Dean Mitchell dari New York’s Ocean Allergy and Asthma Clinic mengatakan agar kita menggunakan menutup dengan bahan bebas alergi mulai dari menutup kasur bantal serta cucilah seprai setiap minggunya dengan air panas. Hindari selimut yang terbuat dari bulu down (down adalah bulu lembut yang terdapat di area dada dan perut angsa yang berfungsi untuk insulasi).  Lindungi bantal dengan penutup hipoalergi. Jika memungkinkan pilihlah lantai kayu karena tungau debu ini tidak bisa hidup diatas kayu yang keras) serta perabotan kulit daripada bahan yang ramah tungau debu.

Jika menggunakan bahan dengan kain pelapis, gunakan penguapan disela proses mencuci. Ini aka membantu melawan munculnya penyebab alergi. Menurut Dave Briganti, Produk Manager dari Rowenta Amerika Serikat, jika kita melakukan penguapan khususnya dengan panas tinggi, akan mematikan sebagian besar bakteri dan mahluk hidup yang ada disekitarnya.

 

KENDALIKAN JAMUR

Jamur bersembunyi di tempat-tempat lembab seperti kamar mandi, ruang bawah tanah bahkan di jendela kita.

” Bersihkan lintasan jendela dengan cuka apel putih karena jamur tumbuh disana”, kata Rapinchuk. Dia juga merekomendasikan untuk membersihkan kamar mandi secara teratur dan menyeluruh. Jika kita menemukan jamur atau bagian yang lembab di kamar mandi, cobalah membersihkannya dengan larutan 3/4 gelas pemutih yang dicampur dengan 1 galon air hangat. Gosok permukannya lalu diamkan selama 10 menit sebelum dibilas dengan air hangat. Namun jika membandel, jamur ini harus diberantas secara profesional. Alat lain yang dapat digunakan untuk melawan jamur dalam menggunakan alat dehumidifier (menghisap kelembaban).

JANGAN MEMBIARKAN YANG DI LUAR MASUK KE RUMAH

Jagalah area yang bersih dan hati-hatilah, jangan biarkan apapun dari luar mengkontaminasi bagian dalam rumah. Misalnya polen bunga masuk.

Menurut Dr. Cliff Bassett, direktur Allergy and Asthma Care of New York dan penulis The New Allergy Solution, hindari kipas pada jendela karena akan menghisap polen serta jamur dari luar masuk ke dalam rumah. Lalu akan didistribusikan ke udara oleh kipas angin di dalam rumah. Serta jangan biarkan kasur, seprai dan baju Anda terpapar polen kadar tinggi diluar rumah karena polen sangat melekat pada kain.

Dr. Bassett merekomendasikan untuk menutup jendela khususnya pada saat kadar polen bunga sedang tinggi. Perhatikan apa yang mungkin kita dan rekan kita bawa masuk ke rumah.

Tambahnya, gunakan keset di bagian dalam dan luar rumah sebagai perangkap polen. Bersihkan hewan peliharaan dengan kain sebelum dia masuk ke dalam rumah dan jangan lupa mengganti pakaian kita. Basuhlah wajah dan rambut kita serta bersihkan alas kaki.

Penulis : Ariel Scotti

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!