9 Manfaat Brokoli Untuk Kesehatan Menurut Ahli Gizi

9 Manfaat Brokoli Untuk Kesehatan Menurut Ahli Gizi – Brokoli menawarkan nutrisi tinggi untuk menangkal penyakit yang salah satu manfaatnya adalah mampu menurunkan tanda-tanda penuaan dini.

Kita tahu bahwa brokoli baik untuk kesehatan. Bahkan brokoli mungkin salah satu makanan yang langsung muncul di pikiran kita saat memikirkan tentang makanan sehat. Namun, mungkin kita tidak menyadari besarnya manfaat sayur hasil silangan ini bagi kesehatan kita. Ataupun cara menyajikan dan kelezatannya saat dimasukkan ke dalam makanan, camilan dan bahkan minuman.

Berikut adalah ringkasan manfaat dari makanan super ini serta cara mudah untuk menikmatinya lebih banyak di setiap minggunya :

BROKOLI MEMILIKI BANYAK NUTRISI

Satu cup brokoli hanya mengandung 25 kalori, kurang dari 5 gram karbohidat, tanpa lemak dan hanya sedikit kandungan protein nabati. Meskipun begitu, brokoli kaya akan nutrisi. Satu cup brokoli yang telah dimasak hampir memenuhi 250% kebutuhan harian vitamin K; yang membantu proses pembekuan darah dan dibutuhkan untuk kesehatan tulang.

Dalam satu porsi yang sama juga terkandung 135% kebutuhan harian vitamin C untuk kekebalan dan tubuh dan kolagen, lebih dari 50% kebutuhan kromium – mineral yang mendukung metabolisme energi dan regulasi gula darah, serta lebih dari 40% folat – vitamin yang berkaitan dengan memori dan suasana hati.

Satu cup brokoli yang telah dimasak juga mampu memenuhi lebih dari 10% kebutuhan harian vitamin A, B6, B2 dan E serta fosfor, kolin, mangan, tembaga dan potasium. Terkandung juga paling sedikit 5% magnesium, seng, besi, kalsium dan selenium. Sayuran penuh energiini juga mengandung asam lemak omega 3 nabati yang disebut dengan asam alfa-linolenic atau ALA yang berhubungan dengan anti peradangan dan memperbaiki sirkulasi darah.

BROKOLI KAYA AKAN SERAT

Dalam setiap cup brokoli mentah, terkandung 2-3 gram serat untuk mendukung kesehatan pencernaan yang baik serta memberi asupan pada bakteri baik dalam usus yang berkaitan dengan peradangan, imunitas dan suasana hati. Untuk porsi yang sama juga terkandung lebih dari 2 ounce air.  Gabungan serat dan air ini meningkatkan rasa kenyang sehingga dapat mendukung pengaturan berat badan yang sehat. Selain itu, serat juga menunjang gula darah serta pengaturan insulin untuk energi yang stabil dan merata.

BROKOLI DAPAT MENCEGAH KANKER

Brokoli adalah salah satu sayur hasil silangan yang termasuk dalam keluarga kembang kol, kubis Brussel, kubis dan sawi hijau. Kelompok tanaman ini mengandung senyawa alami yang berhubungan dengan pencegahan kanker. Ini karena kemampuannya menetralkan karsinogen dan mencegah sel kanker tumbuh dan menyebar. Sayuran jenis ini juga mendukung apoptosis atau urutan penghancuran diri yang digunakan oleh tubuh untuk membunuh sel-sel yang tidak berfungsi.

BROKOLI DIAJURKAN UNTUK MELINDUNGI JANTUNG

Penyakit jantung tetap menjadi penyebab utama kematian pada pria dan wanita dewasa di Amerika Serikat dan dunia. Sayuran hasil silangan, termasuk brokoli, mampu melindungi jantung dengan mengurangi kerusakan pada arteri yang mengarah pada pengerasan pembuluh darah. Seringkali hal ini merupakan awal dari serangan jantung atau stroke.

SAYURAN INI BERKAITAN DENGAN KESEHATAN OTAK

Beberapa nutrisi dan zat boaktif alami dalam brokoli berkaitan dengan kesehatan fungsi otak dan jaringan saraf yang sehat, ditambah lagi perlindungan terhadap penurunan kognitif yang terkait dengan usia.

BROKOLI DAPAT MENJAGA KEKUATAN TULANG

Brokoli sangat unik dalam kandungan beberapa nutrisi penting untuk formasi tulang serta menjaga tulang dari hilangnya kepadatan tulang. Kandunga nutrisi ini termasuk vitamin K, potasium, magnesium, fosfor dan kalsium. Dengan tambahan nutrisi lain yaitu tembaga, besi, seng, vitamin A, vitamin C dan vitamin B. Nutrisi-nutrisi ini bekerja secara sinergi untuk meningkatkan massa dan kekuatan tulang.

BROKOLI MELAWAN PERADANGAN

Selain dapat membantu menangkal penuaan dini, kekuatan anti peradangan yang dimiliki brokoli terkait dengan pengurangan resiko penyakit kronis. Di dalam brokoli terdapat senyawa yang mampu memerangi peradangan, melindungi sel dari kerusakan DNA, membantu mengelola kondisi peradangan – termasuk pada diabtetes tipe 2, rematik artritis, peradangan kulit, penyakit usus serta obesitas. Satu penelitian baru-baru ini menemukan bahwa wanita dengan asupan sayuran yang lebih tinggi akan mengalami penurunan pada tanda-tanda proinflamasi yang terdapat dalam darah.

SUMBER DETOKS ALAMI

Penelitian menunjukkan bahwa senyawa alami yang ada dalam brokoli dapat berfungsi sebagai bahan detoks alami. Berarti senyawa-senyawa ini membantu untuk menonaktifkan bahan kimia yang berpoteni merusak atau mengeluarkannya dari tubuh dengan lebih cepat.

BROKOLI MEMILIKI PERLINDUNGAN ANTIOKSIDAN

Kandungan senyawa perlindungan antioksidan dalam brokoli telah terbukti dapat mengatasi kerusakan kulit yang disebabkan oleh radiasi ultra violet. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam sayuran ini mampu melindungi reina dan lensa mata. Keduanya terbukti mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak, dua gangguan mata yang umum terjadi.

BAGAIMANA AGAR DAPAT MAKAN BROKOLI LEBIH BANYAK ?

Nikmati brokoli mentah dengan mencocolkannya pada hummus ataupun guacamole. Bisa juga dengan memotong atau mencacahnya dan menambahkannya pada salad sayur atau slaw. Untuk tetap menjaga nutrisi tinggi yang terkandung di dalamnya, masaklah brokoli dengan cara mengukusnya lalu tambahkan sedikit pesto berbahan dasar minyak zaitun ataupun saus mentega kacang yang gurih.

Kita juga bisa membuat saute ringan dengan minyak ekstra zaitun, dipanggang dengan minyak alpukat dan menambahkannya pada makanan kita seperti tumis, sup, frittata, fajitas dan makanan lainnya.

Blender brokoli mentah atau beku dan bersama dengan smoothies. Tambahkan potongan brokoli atau brokoli tumbuk pada makanan yang dipanggang, pesto ataupun saus. Bisa juga tambahkan bubuk brokoli, seperti salah satu tren terbaru yaitu kopi brokoli. Bagaimanapun kita menggabungkannya dengan makanan kita, makanlah lebih banyak sayuran yang luar biasa ini. Ini adalah salah satu cara cerdas untuk meningkatkan asupan nutrisi serta membantu menjaga kesehatan kita.

 

Sumber : www.health.com

Penulis : Cynthia Sass, MPH,RD 

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!