8 Barang Penuh Bakteri di Dapur Kita

8 Barang Penuh Bakteri di Dapur Kita РDi dapur kita terdapat  banyak kuman dan bakteri dibandingkan ruangan lain di rumah. Mungkin kita akan menemukan bahwa bakteri di dapur kita lebih banyak daripada yang ada di kamar mandi kita.

Menurut FDA ( The US Food and Drug Adminstration), setiap tahunnya ada satu dari enam orang menderita penyakit yang ditularkan melalui makanan. Ini terjadi di rumah dan di restoran. Beberapa perangkat dapur terkenal mudah membawa kuman.

Berikut ini adalah penyebab umum dan bagaimana menjaga perangkat itu agar tetap bersih.

LAP DAPUR

Sebuah penelitian di Kansas State University menunjukkan bahwa lap dapur adalah barang yang paling terkontaminasi di rumah kita. Pada hampir semua kasus, orang menyentuh lap dapur tanpa mencuci tangan mereka atau bahkan menggunakannya untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan dengan tidak sempurna. Bagian terburuk adalah menggunakan lap dapur yang telah terkontaminasi setelah orang mencuci tangannya. Hal ini membuat tangan akan terkontaminasi kembali.

Kita dapat mengurangi paparan kuman dengan mencuci lap dapur setiap harinya. Lalu keringkan dan simpan dalam keadaan kering karena kuman berkembang biak di kondisi lembab.

 

BUSA PENCUCI PIRING

Kita mungkin telah tahu bahwa busa pencuci piring adalah sarang kuman berkembang biak. Pori-pori pada busa berfungsi untuk menjaganya tetap lembab tetapi memungkinkan bakteri berkembang biak.

Kita dapat menjaga busa pencuci piring tetap bersih dengan mencucinya dalam air sabun panas setiap hari. Lalu peras airnya sebelum meletakkannya ada tempat dengan sirkulasi udara yang baik sehingga benar-benar kering.

Gantilah busa pencuci piring setiap dua atau tiga minggu. Jika busa sudah berbau tidak sedap bahkan setelah dibersihkan, lebih baik dibuang. Ini adalah tanda bahwa pertumbuhan bakteri di busa sudah berlebihan.

PAPAN PEMOTONG (TALENAN)

Papan pemotong dengan bahan kayu dan plastik memiliki serat yang dapat menjadi lingkungan yang sempurna bagi kuman untuk berkembang biak. Yang mengejutkan adalah, peralatan rumah tangga yang satu ini masuk dalam daftar barang yang lebih kotor daripada tempat duduk toilet.

Kita mungkin mempunyai resiko yang lebih tinggi jika kita memotong daging mentah diatas papan pemotong ini. Mengapa? Karena daging mentah akan meninggalkan jejak bakteri seperti salmonela dan campylobacter yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Sayangnya, membersihkan papan setelah digunakan memotong tidaklah cukup.

Untuk menjaga agar papan pemotong (talenan) kita tetap bersih, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan :

  1. Gunakan papan pemotong terpisah untuk bahan makanan mentah dan makanan yang telah dimasak.
  2. Cucilah papan pemotong dengan sabun dan air panas
  3. Biarkan kering sepanjang waktu
  4. Gantilah dengan papan pemotong dengan yang baru jika sudah terdapat banyak bekas potongan dipermukaannya
  5. Cobalah mengganti papan pemotong dengan yang berbahan kaca.

PEMBUKA KALENG

Sepertinya kira tidak membersihkan pembuka kaleng sesering mungkin. Alat ini terpapar makanan setiap kali menggunakannya sehingga pembuka kaleng ini mungkin saja mengandung kuman berbahaya seperti salmonela, jamur dan E.coli.  Bersihkan pembuka kaleng secara teratur atau bahkan cucilah dengan sabun dan air panas . Keringkan dengan baik sebelum menyimpannya.

TEMPAT GARAM

Menggunakan tempat garam atau lada saat memasak mungkin saja akan memindahkan kuman dari makanan ke bagian atas tempat garam atau lada. Lalu kita memindahkan lagi kuman itu ke makanan kita berikutnya.

Ada kabar baik yaitu kita dapat menjaga tempat garam dan lada ini tetap bersih dengan lap bersih bersabun setelah kita memakainya.

KOTAK TEMPAT MAKANAN

Jika kita menyimpan sisa makanan di dalam kotak, mungkin saja kita mempunyai resiko yang lebih tinggi terhadap penyakit yang dibawa oleh makanan itu. Para peneliti menunjukkan bahwa kotak makanan mungkin saja mengandung jejak ragi, jamur bahkan salmonela.

Berhentilah untuk mencuci wadah dengan depat. Jika kita tidak mempunyai mesin pencuci pirin, rendamlah kotak penyimpanan makanan dalam air yang telah dicampur dengan baking soda selama 30 menit. Lalu cucilah dengan tangan seperti biasa, bilas dan keringkan.

TATAKAN BLENDER

Di blender kita mungkin saja tertimbun bakteri jika kita tidak membuka setiap bagian dan mencucinya dengan teliti. Bukalah tiap bagian setelah menggunakannya dan bersihkan semuanya dengan air sabun panas. Beberapa jenis blender seperti blender dengan kecepatan tinggi tidak dapat dibuka begitu saja. Jika petunjuk penggunaan mengatakan untuk tidak membuka atau membongkarnya, ikuti aturan cara membersihkan yang menyertainya.

WADAH SAJI KOPI

Mungkin saja kita terpapar ragi mikroorganisme dan jamur jika kita tidak ingat kapan terakhir kali membersihkan wadah saji kopi. Tes menunjukkan bahwa wadah saji kopi di rumah juga masuk dalam daftar brang yang mengandung bakteri lebih banyak daripada tempat duduk toilet.

Ikuti petunjuk manual cara membersihkan wadah saji kopi dan alat pembuat kopi. Bersihkan wadah saji kopi secara menyeluruh sedikitnya sekali sebulan.

 

Sumber : www.care2.com

Penulis : Brian Syuki

 

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!