5 Makanan Yang Dapat Mengacaukan Hormon Anda

5 makanan yang dapat mengacaukan hormon Anda РTerkadang keseimbangan hormonal dapat merupakan hal yang rumit. Sistem endokrin manusia menghasilkan lebih dari 70 (tujuh puluh) hormon yang berbeda-beda dengan fungsi yang kompleks serta pola interaksi yang rumit,  Hormon sendiri pada dasarnya berfungsi untuk memberi tahu tubuh bagaimana harus berfungsi. Hormon juga bertanggung jawab untuk memicu tubuh untuk tidur, mengatur ovulasi pada perempuan, memproduksi sperma pada pria, tenaga pada tubuh, reaksi fight or flight (respon tubuh saat mengalami ketegangan yang mengacu pada reaksi fisiologis yang terjadi saat seseorang dihadapkan pada hal yang menakutkan atau menegangkan baik secara mental maupun fisik. Respon ini dipicu oleh pelepasan hormon dalam tubuh untuk tetap tinggal dan menghadapi ancaman tersebut atau lari untuk mencari tempat yang aman), turun ataupun naiknya berat badan dan hal-hal lain dari fungsi dan prosedur yang penting.

Sistem yang rumit ini ternyata adalah sistem yang mudah rusak. Ketika sistem hormonal dirusak tanpa henti, seperti saat berada dalam lingkungan yang penuh racun dan bahan hayati buatan maka ketidakseimbangan hormon dapat mulai mempengaruhi kesehatan kita. Kita telah mendengar bahwa ada banyak elemen di lingkungan kita yang dapat mengganggu keadaan hormonal kita. Bahkan sesuatu yang mungkin sederhana seperti polusi cahayapun gapat merusak hormon kita. Bahkan kita telah secara sengaja memilih untuk mengubah jam hormonal alami kita dengan menggunakan obat-obatan. Dengan semua “serangan” yang muncul di lingkungan kita, mungkin saja kita tertarik untuk menghilangkan penghancur hormonal itu sedapat mungkin.

Apakah hal terbaik untuk memulainya? Makanan kita!! Cobalah untuk menghindari 5 (lima) jenis makanan dibawah ini karena mereka dapat mempengaruhi keseimbangan hormonal kita.

PRODUK SUSU

Produk susu adalah persona non grata (hal yang tidak diinginkan) saat kita membahas soal kesehatan hormonal. Coba pikirkanlah tentang hal berikut ini : Susu terbuat dari susu sapi (hewan tetapi bukan manusia). Mamalia apapun yang menghasilkan susu, baik manusia maupun bukan, memiliki banyak sekali hormon yang mengalir melalui tubuhnya. Menambahkan produk susu yang sangat kaya hormon pastinya akan mengacaukan sistem endokrin diri kita sendiri apalagi jika tubuh kita memiliki sensitivitas terhadap produk susu.

GULA

Gula adalah hal berikutnya dalam daftar hal yang paling merusak hormon kita. Dampak terburuk gula berhubungan dengan hormon insulin. Ketika kita mengkonsumsi gula termasuk glukosa yang terkandung dalam karbohidrat yang kita makan, butuh kita harus memproduksi insulin untuk dapat mengubahnya menjadi energi. Produksi insulin yang terlalu banyak dapat menyebabkan resistensi insulin dari waktu ke waktu, dan ini dapat menjadi awal munculnya penyakit diabetes tipe 2. Namun ini bukanlah satu-satunya masalah yang akan muncul akibat gula yang kita konsumsi – jika menghubungkannya dengan kesehatan hormon.

Menurut Women’s Health Network, insulin yang melonjak (biasanya terjadi setelah mengkonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi) dapat memicu pada tingkatan yang lebih rendah pada protein penting yang dikenal dengan SHBG (Sex Hormone Binding Globulin – globulin pengikat hormon seksual). SHBG ini mengikat kelebihan estrogen dan testoteron dalam darah. Namun saat kadar SHBGnya rendah maka kadar hormon ini akan meningkat. Insulin juga meningkatkan produksi testoteron yang kemudian akan diubah menjadi lebih banyak esterogen oleh jaringan lemak dalam perut.

STEVIA

Stevia sering kali dianggap sebagi pengganti gula yang sehat dan mungkin juga dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat. Tetapi masih banyak penelitian yang dibutuhkan untuk memastikan pengaruhnya pada sistem endokrin. Menurut Mindbodygreen, stevia secara historis digunakan untuk membantu dalam pencegahan kehamilan pada wanita. Bukan berarti juga disarankan untuk digunakan dalam metode kontrasepsi yang efektif tetapi ada baiknya untuk mengetahui bahwa ada kemungkinan bahwa stevia dapat mempengaruhi sistem hormonal kita.

KEDELAI

Kedelai juga merupakan salah satu sumber gangguan keseimbangan hormonal yang terkenal. Kedelai bahkan yang organik sekalipun adalah pencetus endokrin yang berarti bahwa kedelai mempertahankan struktur kimia yang mirip dengan estrogren dalam tubuh. Hal inilah yang dapat menyebabkan masalah pada reproduksi dan hormonal termasuk pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan juga kanker payudara.

Dan bahkan jika Anda percaya bahwa ada kaitannya dengan kanker payudara maka ini adalah sebuah alarm yang kuat tentang ancaman nyata. Ada kaitannya antara kedelai dengan pengaruhnya pada siklus reproduksi Anda.

“Tetapi meskipun meniru hormon alami manusia, kedelai tidak identik dengan esterogen tubuh manusia; dan terlalu banyak mengkonsumsi kedelai dapat membuat tubuh kita bingung sehingga berpikir bahwa tubuh memiliki cukup banyak pasokan estrogen yang sebenarnya,” tulis Alisa Vitti pada Mindbodygreen. “Ini menandakan sistem endokrin kita memperlambat produksi estrogen kemudian memperlambat produksi hormon lutein (LH) dam secara efektif dapat menghentikan ovulasi.

DAGING MERAH

Dan akhirnya,  sampailah kita pada penyebab ketidakseimbangan hormon yang paling nyata dari semua hal yang telah disebutkan yaitu daging merah.

Mengkonsumsi daging merah terlalu banyak dapat menyebabkan masalah terutama bagi perempuan yang sudah mempunyai masalah hormonal seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS). Sebuah penelitian di University of Massachusetts menunjukkan bahwa makan daing merah dapat menurunkan produksi SHBG dalam tubuh yang mengatur tingkat testoteron baik pada perempuan dan laki-laki.

Penulis : Maggie McCracken 

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!