5 Cara Alami Untuk Meningkatkan Dopamin Secara Alami

5 Cara Alami Untuk Meningkatkan Dopamin Secara Alami – Dari semua bahan kimia yang ada di otak manusia, dopamin adalah salah satu zat yang paling mencolok dan kompleks. Dopamin sering kali disebut sebagai hormon yang memberikan ” rasa enak “. Mengapa? Karena dopamin dikaitkan dengan sensasi positif seperti motivasi, nafsu, kesenangan, kejahatan, euforia dan konsentrasi. Biasanya,¬† begitu tubuh kita merasakannya, kita akan menginginkannya lebih lagi.

Rendahnya kadar dopamin dapat menimbulkan perasaan lelah, kehilangan semangat / motivasi dan bahkan berperilaku adiktif. Untungnya, kita tidak perlu bergantung pada zat tertentu untuk dapat memenuhi kebutuhan dopamin pada otak. Ada banyak cara dan bahan alami yang dapat digunakan untuk meningkatkan kadar dopamin dan membuat kita kembali termotivasi dan merasa lebih baik.

Berikut adalah beberapa cara alami untuk meningkatkan kadar dopamin untuk hasil yang positif dan berkelanjutan :

KURANGI KONSUMSI GULA

Kita tahu saat terasa galau, kita akan merasa bahagia saat pertama menggigit coklat favorit  atau memanjakan diri dengan camilan manis. Hal ini terjadi karena gula mengubah kimia otak kita dan menyimpan gelombang besar dopamin ke dalam sistem tubuh kita setelah kita mengkonsumsinya.

Kedengarannya menyenangkan bukan kecuali kenyataan bahwa sebagai konsekuensinya, kita akan mulai kecanduan gula saat kadar dopamin dalam tubuh kita berada di level rendah. Otak kita akan mengaitkan gula dengan rasa senang. Ini tentu saja akan meningkatkan ketergantungan kita untuk merasa lebih baik.

Dengan menurunkan asupan gula, kita juga menurunkan efek negatif yang berkaitan dengan berkurangnya gula dan turunannya serta kecanduan asupan gula.

MENINGKATKAN ASUPAN TIROSIN

Tirosin adalah salah satu dari 20 asam amino standard. Diketahui bahwa tirosin dapat meningkatkan kewaspadaan, fokus serta perhatian dengan cara meningkatkan neropineferin, dan dapat ditebak ini adalah dopamin di otak.

Makanan yang mengandung tirosin dosis tinggi diantaranya adalah :

  • Kedelai
  • Pisang
  • Kacang beludru
  • Biji labu
  • Kacang-kacangan
  • Wijen
  • Alpokat

TIDUR YANG CUKUP

Umumnya otak kita melepaskan dopamin dalam jumlah yang besar di pagi hari sehingga kita merasa termotivasi dan berenergi untuk melakukan semua hal yang harus kita selesaikan sepanjang hari. Setelah itu, otak kita akan melepaskan dopamin dalam jumlah yang lebih rendah di malam hari saat menjelang tidur.

Saat pola tidur kita terganggu, reseptor dopamin otak kita akan terganggu juga (reseptor adalah organ atau sel yang mampu merespon cahaya atau rangsangan dari luar serta mengirim sinyal ke syaraf sensorik). Dengan kata lain, tubuh kita menjadi tidak tahu kapan harus mengeluarkan dopamin atau berapa banyak dopamin yang harus dikeluarkan. Tidur teratur dan nyenyak menjaga kadar dopamin tetap seimbang.

BERJEMUR DIBAWAH MATAHARI

Kita mungkin pernah mendengar tentang SAD – Seasonal Affective Disorder yang terjadi di musim dimana sinar matahari sedang rendah. SAD ini menyebabkan perasaan depresi atau tidak bahagia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar matahari mempunyai hubungan yang kuat dengan tingginya kerapatan reseptor dopamin pada otak orang dewasa yang sehat.

OLAHRAGA

Keuntungan dari berolahraga bagi otak ada bermacam-macam. Menurut penelitian, olahraga dapat memicu peningkatan kadar serum kalsium yang nantinya akan meningkatkan sintesis dopamin otak. Dengan kata lain, berkeringat dengan baik memiliki kekuatan untuk mengaktifkan sirkuit kesenangan pada otak kita tanpa membuang proses yang menyakitkan.

Pada kenyataannya, olahraga teratur membantu menyeimbangkan tingkat hormon stres pada tubuh kita. Ini dapat membuat kita merasa bahagia tanpa lagi merasakan kebosanan.

Sumber : www.care2.com

Penulis : Lia Ryerson

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!