5 Alasan Ilmiah Untuk Menghabiskan Lebih Banyak Waktu di Alam

5 Alasan Ilmiah Untuk Menghabiskan Lebih Banyak Waktu di Alam – Pergilah keluar rumah untuk bersantai, mendapatkan inspirasi, meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik, dan masih banyak alasan lain untuk keluar rumah.

Data statistik mengenai tingkat depresi di Amerika rata-rata terjadi pada mereka yang menghabiskan 90% waktunya berada di dalam rumah atau ruangan. Tentu saja Anda masih berkegiatan dengan kebun dan tanaman untuk mendapatkan kehidupan yang lebih “hijau” dan segar. Tetapi, masih banyak waktu yan membuat Anda terkurung di dalam rumah, menghalangi diri sendiri untuk mendapatkan udara segar dan sinar matahari. Penelitian menunjukkan bahwa alam bebas memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Maka, mulailah memprioritaskan waktu untuk melakukan perjalanan di alam seperti naik gunung misalnya di akhir pekan. Atau bisa juga datang ke taman di kota Anda. Dan, Anda akan merasakan manfaatnya setelah Anda kembali lagi ke rumah.

PENGHILANG STRES ALAMI

Ilmuwan menyatakan bahwa alam adalah obat yang paling ampuh di Jepang. Bahkan ada tempat yang disebut shinrin-yoku atau mandi hutan (ketika Anda menghabiskan waktu berada di hutan dihubungkan dengan penghilang stres. Sebuah tinjauan terhadap 52 studi di Jepang yang mengamati efek terapi alami termasuk mandi di hutan menemukan bahwa menghabiskan waktu di hutan dapat mengurangi stress disamping manfaat fisiologis yang didapatkan. Bagaimana jika tidak ada hutan di sekitar tempat tinggal kita? Kelompok yang sama meneliti tentang efek ruang hijau di kawasan perkotaan. Dan hasilnya menunjukkan bahwa orang yang menghabiskan waktu lebih banyak di taman, juga merasakan manfaat berkurangnya stres. Temuan ini didukung oleh sebuah penelitian kecil di Helsinki yang menunjukkan bahwa walaupun hanya sebuah kunjungan singkat ke daerah berhutan ataupun taman kota dapat memberikan efek restoratif kepada para peserta penelitian.

MEMPERBAIKI KESEHATAN MENTAL

Apakah Anda cenderung memikirkan hal-hal yang negatif? Bisa saja ini disebut sebagai perenungan atau memikirkan terlalu dalam pada suatu hal. Dan ini dikaitkan dengan resiko depresi yang lebih tinggi. Mungkin sulit untuk meninggalkan pikiran sedih atas pengalaman dan perasaan negatif namun keluar rumah mungkin dapat membantu.

Sebuah penelitian oleh para peneliti di Universitas Stanford atas sekelompok 38 orang sehat yang berjalan selama 90 menit baik melalui jalan rumput, area hijau ataupun jalanan kota yang padat. Mereka menemukan bahwa mereka yang berjalan di alam melaporkan bahwa mereka tidak banyak waktu merenung. Hal ini masuk akal karena alam yang cantik dan tenang menjadikannya sebuah keadaan memulihkan dan memungkinkan orang untuk berpikir lebih positif.

MENIKMATI LEBIH BANYAK PEKERJAAN

Pada umumnya generasi kini terlalu banyak duduk di tempat kerja dan sejujurnya hal ini membuat kita kesal juga. Pada sebuah penelitian, karyawan yang kurang bergerak dalam kelompo selama 30 menit sebanyak tiga kali seminggu selama 10 minggu, melaporkan bahwa berjalan saat jam makan siang membuat antusiasme mereka meningkat, menjadi lebih rileks dan tidak lagi gelisah di tempat kerja. Berolah raga dan merasa lebih baik di tempat kerja? Sama-sama menguntungkan bukan?

MENINGKATKAN KREATIVITAS

Bisa jadi, jumlah foto matahari tenggelam dan juga pantai yang diunggah di Instagram Anda dapat menjadi bukti bahwa alam menginspirasi kreativitas. Tapi hal ini didukung juga dengan bukti ilmiah.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 56 peserta wanita dalam ekspedisi hutan belantara yang dilakukan oleh Outward Bound, pada setengah dari mereka diberikan tes kognitif untuk menilai pemikiran kreatif sebelum mereka memulai sebuah perjalanan ala ransel. Setengah lainnya diberikan test setelah melakukan 4 hari pendakian. Dan kelompok terakhir ini menunjukkan kinerja 50% lebih baik dari mereka yang mengikut tes sebelumnya. Dengan hasil ini, dijamin bahwa keluar rumah itu baik, siapa yang akan kaget!

MENINGKATKAN DAYA INGAT

Kedengarannya mungkin aneh tetapi masuk ke dalam hutan mungkin dapat meningkatkan daya ingat Anda. Saat sebuah penelitian atas 20 orang peserta dengan depresi diinstruksikan untuk berjalan kaki di alam atau di area perkotaan selama 50 menit, rentang daya ingat jangka pendek mereka meningkat secara signifikan setelah berjalan khususnya pada mereka yang berjalan di alam dibandingkan mereka yang berjalan di area perkotaan.

Para peneliti berpikir bahwa alam yang cantik dan menarik ini menjadi daya tarik perhatian tanpa harus memikirkannya. Ini memberikan Anda kemampuan untuk mengarahkan perhatian lebih meningkat. Jadi ketika Anda perlu fokus, Anda dapat mengingat lebih banyak lagi

Sumber : www.marthastewart.com

Share This:

Leave a Reply

error: Content is protected !!